Konon, Inilah Kriteria Orang Hidup Normal

Ada seorang Jurnalis dari Brazil memungut arti “Normal” dari penglihatannya. dia selalu membawa daftar ini dan menambahkan nya setiap waktu :

  1. Normal berarti hal apapun yang membuat kita lupa siapa kita dan apa yang kita inginkan; dengan begitu kita bisa bekerja untuk menghasilkan uang dan lebih banyak uang.
  2. Menetapkan aturan – aturan berperang ( Konvesi Jenewa )
  3. Menghabiskan bertahun – tahun untuk kuliah hanya dan jadi pengangguran pada akhirnya.
  4. Bekerja dari jam sembilan sampai jam lima setiap hari, melakukan pekerjaan yang sama sekali tidak mendatangkan kepuasaan, hanya supaya kau bisa pensiun setelah tiga puluh tahun.
  5. Pensiun dan sadar kau tidak punya energi lagi untuk menikmati hidup, lalu beberapa tahun kemudian meninggal karena bosan.
  6. Percaya bahwa kekuasaan lebih penting daripada uang dan uang lebih penting dari pada kebahagian.
  7. Mengejek orang yang lebih mencari kebahagiaan ketimbang uang dan menuduh mereka ” tidak punya ambisi “
  8. Membandingkan objek seperti mobil, rumah, dan pakaian, lalu merumuskan arti hidup sesuai pembandingan tersebut , bukannya berusaha  mencari tujuan sejati hidup ini.
  9. Tidak pernah berbicara dengan orang asing.  menceritakan hal – hal buruk para tetangga.
  10. Menikah, punya anak, dan mempertahankan pernikahan sekalipun cinta sudah lama mati dengan berdalih ini demi anak – anak ( yang rupanya tuli terhadapa pertengkaran yang sering terjadi ).
  11. Mengkritik semua orang yang berusaha jadi berbeda.
  12. Setiap hari terbangun setelah mendengar bunyi nyaring jam weker di meja samping tempat tidur.
  13. Mempercayai segala hal yang ada di media cetak.
  14. Memakai sepotong kain berwarna yang disebut  “Dasi” di sekeliling lehermu sekalipun benda itu tidak memiliki fungsi.
  15. Tidak pernah bertanya langsung ke tujuan, sekalipun lawan bicara bisa menebak apa yang ingin kau ketahui.
  16. Tetap tersenyum sekalipun tangisanmu hampir meluap. merasa kasihan pada orang – orang yang menunujukan perasaan mereka.
  17. percaya bahwa karya seni bisa sangat berharga atau tidak berharga sama sekali.
  18. Membenci segala sesuatu yang bisa diraih dengan gampang, karena jika tidak ada pengorbanan pasti hal itu tidak layak di miliki.
  19. Mengikuti tren fashion sekalipun tren itu konyol atau tidak nyaman.
  20. Percaya bahwa semua orang terkenal pasti punya tabungan dalam jumlah luar biasa besar.
  21. Menginvestasikan banyak waktu dan uang untuk kecantikan luar, sama sekali tidak peduli dengan kecantikan batin
  22. Menggunkan segala cara untuk menunjukan bahwa sekalipun kau menusia biasa, kau jauh melebihi manusia lain.
  23. Tidak pernah melakukan kontak mata dengan siapa pun dalam kendaraan umum, takut kalau itu diartikan sebagai isyarat rayuan.
  24. Berdiri manghalangi pintu lift sambil berlagak seakan kau satu – satunya orang disitu salipun lift itu penuh sesak.
  25. tidak pernah tertawa terlalu keras di restoran sekalipun itu leluconnya sangat lucu.
  26. Di bekahan bumi selatan, mendekorasi pohon natal dengan salju sekalipun musim dingin sama sekali tidak ada hubungannnya dengan kelahiran isa almasih.
  27. ketika tumbuh dewasa, beranggapan bahwa kaulah makhluk paling bijaksana di seluruh dunia, sekalipun kau belum hidup cukup lama  untuk mengetahui mana yang benar dan mana yang salah
  28. Menghadiri pesta minum teh untuk penggalangan dana sosial dan beranggapan kau sudah ikut berperan serta menanggulangi ketimpangan sosial didunia ini.
  29. Makan tiga kali sehari sekalipun kau tidak lapar.   ( di kawasan Bogor, yang di kepung perumahan elit masih ada seorang kakak yang makan 2 kali sehari karena rela jatahnya di bagi untuk adik – adiknya )
  30. Menggunkan mobilmu sebagai senjata dan tameng yang tidak bisa di tembus.
  31. Mengucapkan kata – kata kotor ketika macet total.
  32. beranggapan bahwa perbuatan salah anakmu adalah akibat pengaruh teman – temannya.
  33. Menikahi orang pertama yang bisa menwarkan posisi sosial yang layak.  Cinta bisa Menunggu.
  34. Menunda – nunda melakukan hal – hal yang benar – benar menarik dalam hidup sampai kau tidak lagi punya energi untuk melakukannya.
  35. Yakin benar terhadap apapun yang sudah kau raih.
  36. Menyalahkan pemerintah untuk semua hal buruk yang terjadi.
  37. Mengira bahwa menjadi orang baik, bermoral, dan terhormat hanya akan membuat orang lain menganggapmu lemah,rapuh, dan mudah dimanipulasi.
  38. Menganggap sikap kasar dan senang menyerang sebagai tanda “keperibadian yang kuat”

Dari poin – poin dia atas , Boleh setuju boleh juga tidak. itu semua berpaling kepada diri kita masing – masing. karena kita sudah diberikan akal oleh Sang maha pencipta untuk digunakan sebaik – baiknya.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: